SATU SEKOLAH, (MINIMAL) SATU JURNAL

Oleh Abdul Halim Fathani

PUBLIKASI artikel/hasil riset merupakan ruh dari pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal memiliki posisi strategis untuk menyebarluaskan gagasan-gagasan penting dari berbagai keilmuan. Saat ini penerbitan jurnal masih didominasi kalangan akademik kampus dan lembaga ilmiah. Masih sulit menemukan jurnal yang diterbitkan sekolah. Kalau setiap satu sekolah menerbitkan (minimal) satu jurnal dalam setahun, maka jumlah publikasi jurnal di negara kita ini sangat menakjubkan.

Bagi guru, jurnal mungkin (masih) dianggap sulit dan menyulitkan. Sebenarnya ada teknik yang mudah. Setiap guru, didorong aktif melakukan penelitian tindakan kelas (PTK). Karena, memang PTK sudah menjadi kewajiban guru untuk terus melakukan perbaikan proses pembelajaran. Nah, PTK tersebut, selain disusun sesuai standar laporan penelitian, juga dibuat dalam bentuk artikel. Selanjutnya, tim redaksi jurnal melakukan seleksi dari semua artikel untuk dipublikasikan di jurnal sekolah. Bayangkan kalau setiap sekolah menerbitkan jurnal artikel para guru. Minimal, satu tahun satu jurnal. Maka, masa depan iptek di Indonesia akan sangat membanggakan. [ahf]

UIN Malang, 19 Oktober 2012


Abdul Halim Fathani

Pemerhati Pendidikan. Aktif di Komunitas Sahabat Pena Kita (SPK) dan Forum Literasi Matematika (forLIMA)

1 COMMENT

Abdul Halim Fathani

  • Januari 26, 2013 AT 5:09 pm
  • Reply

bgs artikelnya mas..mksh mas

LEAVE A REPLY