PRESTASI MADRASAH

Oleh Abdul Halim Fathani

Fathani.Com. – DALAM keseharian, kita mengenal sebutan lembaga pendidikan formal, dengan istilah sekolah dan madrasah. Lembaga pendidikan yang ada di bawah koordinasi Kemendikbudristek, kita kenal dengan istilah sekolah. Mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sementara, untuk lembaga pendidikan di bawah koordinasi Kemenag, dikenal dengan istilah Madrasah. Mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Demikian juga di dunia perguruan tinggi, untuk di lingkungan Kemenag, ada Sekolah Tinggi Agama Islam, Institut Agama Islam, serta Universitas Islam, baik negeri maupun swasta.

Dulu dan sekarang, tentu berbeda. Dalam sistem pendidikan nasional (Sisdiknas), antara sekolah dan madrasah, lembaga pendidikan di bawah koordinasi Kemendikbud atau Kemenag, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Yang menggembirakan, prestasi siswa Madrasah juga tidak kalah disbanding dengan prestasi siswa sekolah. Sebut saja, dalam beberapa hari-pekan terakhir, tidak sedikit siswa madrasah yang berhasil menorehkan prestasi. Di bawah ini, sedikit dari banyak prestasi yang telah ditorehkan siswa-siswa madrasah dalam kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, yang dikutip dari laman www.kemenag.go.id.

Pertama: Tim Riset Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus unjuk prestasi pada Mechanical Fair Universitas Gadjah Mada (UGM) 2023. MAN 1 Kudus menyertakan tiga tim riset dan ketiganya meraih juara. Sehingga, MAN 1 Kudus didaulat sebagai juaram umum Mechanical Fair UGM 2023. Juara pertama diraih tim MAN 1 Kudus yang beranggotakan Renata Nurul Fatihah dan Rifqi Farrel Ahmad. Tim yang meraih juara kedua diisi oleh Sasta Nayma Tsabita. Untuk tim juara ketiga beranggotakan Risqi Candra Nugraha, Itsna Aulia Dewi, Najwa Fadlilah Mahmudah, dan Thoriq Faza.

Kedua: Tiga Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang meraih satu medali perak dan dua perunggu pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) tahun 2023. Ajang ini berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, 3 – 6 September 2023.
Siswa MAN 2 Kota Malang yang meraih prestasi adalah Al Davi dari kelas XI MIPA 8. Dia meraih medali perak Bidang Biologi Terintegrasi KSM tingkat Madrasah Aliyah. Selain itu, ada Hasna Febriana Syukurillah (XI IPA 8) dan Azutino Aqda Qur’za (XI IPS 1) yang masing-masing meraih medali Perunggu pada Myres 2023. Mereka ikut dalam kategori penelitian bidang Ilmu Sosial Humaniora (ISH) dengan tema riset “Post-Constant Degrowth Tourism: Studi Kasus Upaya Pengelolaan Taman Wisata Air Wendit Dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan.”

Ketiga: Santri Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al Hikmah 2 (Malhikdua), Brebes menjadi runner up International School Debating Championship 2023 (ISDC). Ajang ini berlangsung di Education City Doha, Qatar, 2-4 September 2023.
ISDC 2023 adalah kompetisi debat Bahasa Arab kasta tertinggi dalam kancah internasional yang diadakan oleh Qatar Debate yang merupakan bagian dari Qatar Foundation. Delegasi Malhikdua berangkat ke Doha setelah lolos babak penyisihan yang digelar secara daring, 6 – 7 Mei 2023. Delegasi Malhikdua terdiri atas empat siswa dan satu guru pembimbing. Mereka mewakili Indonesia pada kompetisi tersebut.

Keempat: Prestasi membanggakan kembali diraih siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang di ajang internasional. Ammara Shifa Andini, siswa kelas XII MIPA 3 ini unjuk gigi pada International Earth Science Olympiad (IESO) 2023.

Ajang kompetisi ini diselenggarakan oleh International Geoscience Education Organization (IGEO) secara daring selama satu pekan, 20-26 Agustus 2023. Tidak tanggung-tanggung, tergabung dalam Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia (TOIKI), Ammara Shifa Andini kelas XII MIPA 3 memperoleh lima penghargaan.

Kelima: Ammara Shifa Andini meraih dua medali perunggu, yaitu pada ketegori National Team Field Investigation (Tim Indonesia), dan Earth System Project (Tim Internasional). Selain itu, siswa yang akrab disapa Ammara ini juga meraih Predikat “Good” (setara Perunggu) dalam IESO Pledge, Predikat “Good” (setara Perunggu) dalam Art in Earth Science, dan Predikat “Very Good” dalam Data Mining Test (Written Test).

Keenam: Tim riset Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus berhasil mempersembahkan medali perunggu dalam Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 2023. Kompetisi ini diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA), di Politeknik Negeri Semarang.

Tim Riset MAN 1 Kudus terdiri atas Riza Dwi Maylina sebagai ketua, dengan tiga anggota, yaitu: Zahratul Wahidiyah, Adiba Zannuba Khafsoh, dan Nur Zahratun Jannah. Mereka ikut pada kategori Social Science.

Ketujuh: Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Malang mengharumkan nama sekolah dan Provinsi Jawa Timur di kancah nasional. Burhan Fauzi, meraih Perak cabang olahraga Shorinji Kempo pada event Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Tahun 2023.

Kedelapan: masih banyak prestasi lainnya yang berhasil ditorehkan oleh siswa-siswa madrasah.

Apa yang telah ditorehkan oleh siswa-siswi madrasah di atas, menjadi salah satu bukti bahwa, Madrasah juga mampu berkompetisi baik di tingkat nasonal maupun internasional. Ini sungguh karunia yang luar biasa.

Satu lagi, yang perlu digarisbawahi, prestasi siswa madrasah tidak hanya bidang keagamaan saja, tetapi juga meluas di bidang riset, olahraga, seni, dan sejenisnya. Madrasah adalah sekolah plus. Kurikulum yang didesain di Madrasah tentu lebih banyak dibandingkan kurikulum yang ada di sekolah.

Kabar terbaru, datang dari penyelenggaraan Kompetisi Sains Madrasah (KSM).

Banten menorehkan sejarah. Kali pertama, provinsi di ujung barat pulau Jawa ini menjadi juara umum Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional tahun 2023. Banten menjadi juara umum setelah meraih 4 medali Emas dan 6 medali Perak dari 11 mata lomba yang diikuti
KSM Nasional berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, 3-7 September 2023.

Tentu, ini sangat membanggakan. Penyelenggaraan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) harus terus dipertahankan. Kompetisi Sains Madrasah (KSM) merupakan sebuah kegiatan yang digelar dan diadakan olej Kementerian Agama sebagai wahana membangun ghirah kompetisi sains kalangan siswa madrasah.

Tugas kita semua adalah, mari membangun iklim dan budaya di Madrasah menjadi tempat siswa-siswa untuk belajar, bekreasi, berkarya, dan terus berprestasi. Beprestasi di bidang apa pun. Ya penelitian, olahraga, seni, keagamaan, kewirausahaan, dan seterusnya.

Majulah Madrasah, Madrasah Beprestasi. [ahf]