ANJURAN (SELALU) BERPIKIR POSITIF

Abdul Halim Fathani

Dalam menjalani kehidupan, kita dianjurkan untuk memiliki prinsip yang tegas, yaitu selalu berpikir positif. Berpikir positif berarti selalu memiliki prasangka yang baik (husnudhan).

Dalam buku terbarunya, Didi Junaedi (2017:80) menerangkan bahwa sikap husnudhan adalah menganggap setiap peristiwa serta kejadian yang kita alami, baik berupa kesenangan atau kesedihan, kebahagiaan atau kesengsaraan, merupakan rencana Allah yang ditujukan agar kita dapat mengambil suatu pelajaran (hikmah) dari peristiwa serta kejadian tersebut.

Kita, sebagai makhluk Allah harus yakin Allah selalu memberikan yang terbaik kepada setiap hamba-Nya. Mari kita renungkan firman Allah dalam surat Yunus ayat 44: “Sesungguhnya Allah tidak pernah berbuat dzalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusialah yang berbuat dzalim kepada diri mereka sendiri”. Dengan demikian, kita sadari bahwa dalam kondisi apapun, Allah pasti memberikan yang terbaik. Sekarang tinggal bagaimana kita memandang (melakukan) nya?

Nah, terkait hal ini, jawabannya hanya satu, yakni tiada lain kecuali bersikap positif, husnudhan. Sebagaimana dalam hadits qudsi: “Aku sesuai persangkaan hamba-Ku kepada-Ku…” (HR. Bukhari wa Muslim). Berlaku hukum implikasi, apabila kita berbaik sangka kepada Allah, maka Allah pun akan berbaik sangka kepada kita. Semoga kita semua senantiasa mendapatkan kekuatan untuk selalu berprasangka positif. Amin. [ahf]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *